Resume kuliah 2
Kepribadian dan Konsep Diri

Miftahussalam
Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Kuliah Prilaku Konsumen Februari-Juni 2014
Dosen :
Prof Dr Ir Ujang Sumarwan, MSc
Dr Ir Lilik Noor Yulianti, MFSA
Ir. MD Djamaluddin, MSc
Ir. Retnaningsih, MS

Kepribadian
Kepribadiaan adalah karakteristik yang paling dalam diri manusia, perbedaan karakteristik tersebut menggambarkan ciri unik dari masing-masing individu. Perbedaan karakteristik ini akan mempengaruhi respon individu terhadap rangasangan lingkungan secara konsisten.
Memahami kepribadian konsumen s penting bagi pemasar karena kepribadian bisa terkait dengan perilaku konsumen. Perbedaan dalam kepribadian konsumen akan mempengaruhi perilakunya dalam memilih atau membeli produk, karena konsumen akan membeli barang sesuai dengan kepribadiannya. Singkatnya, pemahaman terhadap kepribadian sangat bermanfaat bagi pemasar, karena kepribadian dapat dijadikan dasar dalam melakukan pemangsaan pasar (market segmentation).
Karakteristik kepribadian : Kepribadian menggambarkan perbedaan individu, Kepribadian menunjukan konsistensi dan berlangsung lama, kepribadian dapat berubah.

Teori Kepribadian
Teori Freud : Kebutuhan yang tidak disadari (unconsious needs) atau dorongan dari dalam diri manusia, seperti dorongan seks dan kebutuhan biolgis adalah inti dari motivasi dan kepribadian manusia.
Teori Neo-Freud : Lingkungan sosial yang berpengaruh dalam pembentukan kepribadian manusia, bukan insting. Motivasi berprilaku diarahkan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Teori Ciri : Menggunakan pendekatan kuantitatif dalam mengukur kepribadian konsumen, yang kemudian mengelompokan manusia kedalam sifat atau cirinya yang paling menonjol.
Gaya hidup didefinisikan sebagai pola dimana orang hidup, dan menggunakan uang dan waktunya. Gaya hidup sering kali digambarkan dengan kegiatan, minat, dan opini dari seseorang (activities, interests, and opinion). Gaya hidup biasa tidak permanen dan mudah berubah. Intinya, perubahan gaya hidup sesorang akan mempengaruhi pola konsumsi seorang.
Psikografik adalah suatu instrumen untuk mengukur gaya hidup secara kuantitatif dan bisa dipakai untuk menganalis data yang sangat besar.

Konsep Diri
Konsep diri adalah persepsi seseorang terhadap dirinya, meliputi kesehatan fisiknya, karakteristik lainnya seperti kekuasaan, kekuatan, kejujuran, dan rasa humor dalam kaitannya dengan yang lain bahkan dapat diperluas meliputi kepemilikan dan karya-karyanya.
Dimensi konsep diri : Dimensi isi; Nilai positif dan negatif; Intensitas, stabilitas, dan akurasi.
Budaya setempat sangat mempengaruhi konsep diri seseorang, karena itu orang-orang yang berbeda latar belakangnya akan memiliki pandangan berbeda terhadap dirinya.
Kegiatan konsumsi sangat dipengaruhi oleh konsep diri, konsumen akan mengenakan atribut yang sesuai dengan konsep diri mereka.

 

Resume kuliah 2
Kepribadian dan Konsep Diri

Miftahussalam
Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Kuliah Prilaku Konsumen Februari-Juni 2014
Dosen :
Prof Dr Ir Ujang Sumarwan, MSc
Dr Ir Lilik Noor Yulianti, MFSA
Ir. MD Djamaluddin, MSc
Ir. Retnaningsih, MS

Kepribadian
Kepribadiaan adalah karakteristik yang paling dalam diri manusia, perbedaan karakteristik tersebut menggambarkan ciri unik dari masing-masing individu. Perbedaan karakteristik ini akan mempengaruhi respon individu terhadap rangasangan lingkungan secara konsisten.
Memahami kepribadian konsumen s penting bagi pemasar karena kepribadian bisa terkait dengan perilaku konsumen. Perbedaan dalam kepribadian konsumen akan mempengaruhi perilakunya dalam memilih atau membeli produk, karena konsumen akan membeli barang sesuai dengan kepribadiannya. Singkatnya, pemahaman terhadap kepribadian sangat bermanfaat bagi pemasar, karena kepribadian dapat dijadikan dasar dalam melakukan pemangsaan pasar (market segmentation).
Karakteristik kepribadian : Kepribadian menggambarkan perbedaan individu, Kepribadian menunjukan konsistensi dan berlangsung lama, kepribadian dapat berubah.

Teori Kepribadian

Teori Freud : Kebutuhan yang tidak disadari (unconsious needs) atau dorongan dari dalam diri manusia, seperti dorongan seks dan kebutuhan biolgis adalah inti dari motivasi dan kepribadian manusia.
Teori Neo-Freud : Lingkungan sosial yang berpengaruh dalam pembentukan kepribadian manusia, bukan insting. Motivasi berprilaku diarahkan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Teori Ciri : Menggunakan pendekatan kuantitatif dalam mengukur kepribadian konsumen, yang kemudian mengelompokan manusia kedalam sifat atau cirinya yang paling menonjol.
Gaya hidup didefinisikan sebagai pola dimana orang hidup, dan menggunakan uang dan waktunya. Gaya hidup sering kali digambarkan dengan kegiatan, minat, dan opini dari seseorang (activities, interests, and opinion). Gaya hidup biasa tidak permanen dan mudah berubah. Intinya, perubahan gaya hidup sesorang akan mempengaruhi pola konsumsi seorang.
Psikografik adalah suatu instrumen untuk mengukur gaya hidup secara kuantitatif dan bisa dipakai untuk menganalis data yang sangat besar.

Konsep Diri
Konsep diri adalah persepsi seseorang terhadap dirinya, meliputi kesehatan fisiknya, karakteristik lainnya seperti kekuasaan, kekuatan, kejujuran, dan rasa humor dalam kaitannya dengan yang lain bahkan dapat diperluas meliputi kepemilikan dan karya-karyanya.
Dimensi konsep diri : Dimensi isi; Nilai positif dan negatif; Intensitas, stabilitas, dan akurasi.
Budaya setempat sangat mempengaruhi konsep diri seseorang, karena itu orang-orang yang berbeda latar belakangnya akan memiliki pandangan berbeda terhadap dirinya.
Kegiatan konsumsi sangat dipengaruhi oleh konsep diri, konsumen akan mengenakan atribut yang sesuai dengan konsep diri mereka.

http://ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id/, usumarwan@gmail.com, retnaningsih_ipb@yahoo.com, lilik_noor@yahoo.co.id

Search
Archives